Tanpa Pil Diet, Turunkan Bobot 15 Kg dalam 8 Bulan
Sebelum

Tanpa Pil Diet, Turunkan Bobot 15 Kg dalam 8 Bulan

Posted on

Sejak kecil, Defrina M Rahma (23) mengaku sudah punya bobot berlebih. Hal ini lebih-lebih terjadi konsisten sampai ia duduk di bangku kuliah. Meskipun demikian, ia tak patah stimulus berusaha menerapkan pola hidup sehat.

Alhasil dalam selagi 15 bulan ia berhasil turunkan berat badannya sebanyak 15 kg, berasal dari awal mulanya 85 kg menjadi 70 kg. Defrina mengaku dalam berdiet, ia mirip sekali tak mengonsumsi pil diet. Seperti apa langkah diet Defrina? Berikut kisahnya.

Sejak tukar ke kota Padang, tepatnya sejak saya kelas 3 SD, saya sebenarnya sudah punya berat badan yang agak berlebih. Bahkan selagi SD saya sudah punya bobot meraih 60 kg. Memasuki bangku kuliah, saya termasuk menjadi berat badan saya semakin naik sampai meraih 85 kg.

Kebetulan saya membawa rekan bersama dengan berat yang sama, sampai akhirnya kami setuju untuk turunkan berat badan bersama-sama. Tepatnya pada th. baru 2013, saya mengawali kemauan saya untuk diet sehat. Prinsip saya, saya tidak dapat minum pil diet.

Saya mengawali pola diet ini bersama dengan makan 5 kali sehari. Pagi hari saya sarapan buah atau oatmeal, lantas saya tetap minum jus wortel 3 buah, lalu di siang harinya saya perbanyak makan sayur-sayuran. Sorenya saya makan buah-buahan dan malam saya memilih teratur mengonsumsi dua butir putih telur.

BACA JUGA :

Untuk karbohidrat, saya mencoba untuk teratur makan siang bersama dengan nasi merah. Sementara itu, untuk olahraga saya fokus pada lari. Dari yang awalnya menjadi tak kuat berlari selama 10 mneit, lama-kelamaan saya justru kuat berlari selama satu jam per sesi.

Dengan pola makan dan olahraga ini, tidak menjadi selama 8 bulan berat badan saya turun 15 kg. Walaupun waktunya kemungkinan agak lama, saya kini menjadi lebih fresh, kulit saya termasuk nampak lebih bersih dikarenakan kerap makan buah dan sayur. Dalam meniti kesibukan sehari-hari saya termasuk lebih stimulus bersama dengan proses yang bertahap dan sehat ini.

Sumber : health.detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *