Berat Badan Turun 13 Kg! Hanya Dengan Makan dan Nasi
SEBELUM

Berat Badan Turun 13 Kg! Hanya Dengan Makan dan Nasi

Posted on

Jangan anggap remeh pentingnya menjaga pola makan dan rutin berolahraga kalau mengidamkan turunkan berat badan. Kibeng Siahaan (27) memperlihatkan bahwa bersama dengan tekad dan prinsip yang kuat, berat badan yang ideal bisa didapatkan.

Dengan membuat perubahan pola makan dan rutin berolahraga, berat badan Kibeng yang awal mulanya 81 kg turun jadi 68 kg di dalam selagi 10 bulan. Berikut kisah dietnya, seperti ditulis detikHealth pada Jumat (30/12/2016):

Pekerjaan saya sebabkan saya senantiasa rubah berasal dari satu area ke area lain. Efeknya, berat badan saya naik berkesinambungan sampai menggapai 81 kg. Saat sedang di area yang baru, saya sering sekali laksanakan wisata kuliner di malam hari.

Efek berat badan yang telah terlalu berlebih ini sebabkan saya jadi enteng mengantuk, pergerakan tubuh melambat dan enteng lelah. Saya termasuk merasa tampilan saya telah tidak sedap dipandang, baju pun telah tidak muat lagi.

Bertahun-tahun bersama dengan kondisi tersebut, saya merasa jelas ada pola makan yang salah di samping olahraga yang tidak pernah saya lakukan. Awalnya saya kurangi asupan kalori bersama dengan kurangi konsumsi nasi, dan juga laksanakan olahraga di rumah seperti push-up, sit-up dan dance.

Berselang lima bulan kemudian, berat saya turun 5 kg. Sumber karbohidrat saya pun saya rubah berasal dari nasi jadi gandum dan kentang. Tak lupa saya imbangi termasuk bersama dengan konsumsi buah-buahan dan sayuran.

Hari Senin sampai Jumat saya akan memperbanyak konsumsi sayuran. Lalu di hari Sabtu dan Minggu saya akan memakan segalanya, tapi senantiasa pada porsi keperluan kalori harian saya. Untuk kurangi massa lemak saya, saya aktif di area fitness bersama dengan mengikuti kelas kardio dan angkat beban maksimal 5 hari seminggu.

Seperti pepatah menyebutkan 'no pain nomor gain', itu benar adanya. Sekarang berat badan saya selama 10 bulan total turun 13 kg jadi 68 kg. Untuk menggapai berat ideal, saya perlu kurangi lebih kurang 4 kg lagi dan kini sedang saya upayakan.

Saya yakin bahwa sistem itu butuh kesabaran, prinsip dan disiplin. Diet bukan bermakna perlu lapar. Saya senantiasa termotivasi bersama dengan ungkapan 'you are what you eat'.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *