4 Efek Buruk Memakan Sayuran Yang Sebelumnya Tidak Dapat Kamu Ketahui

Posted on

4 Efek Buruk Memakan Sayuran Yang Sebelumnya Tidak Dapat Kamu Ketahui

4 Efek Buruk Memakan Sayuran Yang Sebelumnya Tidak Dapat Kamu Ketahui

Selain adanya buah, maka sayuran yang termasuk pada makanan yang sangat wajib untuk dapat dikonsumsi setiap harinya. Sebabnya tubuh manusia sangat membutuhkan kandungan akan nutrisi dan juga serat di bagian dalamnya yang berguna untuk mendukung kesehatan manusia secara keseluruhan.

Meskipun terasa sehat, tapi bukan berarti kamu merasa bebas untuk mengkonsumsinya dalam jumlah yang tidak dapat terkendali. Sayuran tetap dapat memberikan efek yang burukk jika dikonsumsi secara berlebihan seperti pada penjelasan di bawah ini.

1. Zat pati

Menurut adanya penelitian yang sudah dilakukan di area Harvard University, sayuran juga dapat mengandung adanya zat tepung. Ada beberapa contoh pada sayuran tersebut yaitu kentang, jagung, kacang polong, maupun labu. Penelitian ini juga sudah mengungkapkan bahwa adanya kandungan pada zat tepung ini juga dapat menyumbang kenaikan pada berat badan manusia.

2. Membuat perut menjadi kembung

Beberapa macam sayuran cruciferous seperti sayuran kale, brokoli, maupun kembang kol bisa saja membuat perut menjadi kembung jika dikonsumsi secara berlebihan.

"Manusia tidak akan mempunyai enzim untuk memecahkan rafinosa ataupun zat gula kompleks yang biasa untuk ditemukan pada sayuran berjenis ini," ungkap seorang ahli gizi, bernama Jennifer Cassetta, "Sehingga pada saat sayuran ini sampai ke dalam usus pada bagian bawah, makan sayuran akan segera difermentasi oleh sebagian bakteri dan akan menghasilkan gas metana, zat karbon dioksida, dan hidrogen yang akan menghasilkan gas."

3. Menyebabkan penyakit peradangan

Kamu mungkin saja belum merasa familiar dengan keluarga tanaman pada Solanaceae yang bisa menghasilkan senyawa alkaloid ataupun senyawa solanine. Ada beberapa penelitian yang menemukan bahwa sayuran yang berjenis ini sangat dilarang untuk dapat dikonsumsi secara berlebihan sebab bisa untuk menyebabkan peradangan pada diri manusia. Dalam waktu jangka panjang, sakit peradangan ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada area sendi, masalah pada pencernaan, gangguan dari tidur, penuaan dini, dan juga penyakit kronis yang lainnya.

Contoh daripada sayuran ini yaitu terung dan juga tomat.

4. Kandungan pada pestisida

Sayuran yang juga diproduksi secara massal tidak akan dapat terhindarkan dari kontaminasi dari pestisida. Menurut USDA akan ada sekitar 178 jenis zat pestisida yang bisa menempel pada berbagai sayuran.

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang terasa sehat tetapi juga mengandung banyak pestisida dibandingkan dengan jenis sayuran yang lainnya. Sehingga kamu harus mencucinya dengan seksama sebelum hendak mengkonsumsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *